Pilih Kaca Rumah Anda Sesuai Jenisnya!

Bagi Anda yang memiliki rencana untuk memiliki atau merenovasi rumah, konsep rumah modern bisa menjadi solusinya. Penggunaan kaca sebagai bahan material rumah, bisa Anda aplikasikan tidak hanya di jendela saja. Material kaca dieksplorasi lebih luas pada setiap bagian ruangan rumah modern, mulai dari pintu, furnitur, railing tangga, shower box, kanopi, table top, dan bahkan panel dinding. Namun sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan kaca sebagai alternatif pilihan, Anda perlu mengetahui jenis-jenis kaca sesuai fungsinya. Pengenalan jenis-jenis kaca ini sangat penting, agar Anda tidak salah dalam memilih jenis kaca sesuai peruntukannya.

Lalu, bagaimana cara memilih kaca yang tepat? Simak penjelasan setiap jenis kaca berikut ini!

  1.  Float glass

Kaca ini adalah jenis yang paling sering digunakan. Populer dengan sebutan kaca bening atau kaca polos. Memiliki karakteristik berupa permukaan yang bersih, tidak berwarna, rata, dan tidak terdistorsi. Karena sifatnya yang tidak berwarna tersebut, kaca bening memberikan tingkat transmisi yang tinggi (kurang lebih 90%), sehingga mampu memberikan bayangan yang relatif sempurna.

Kelemahan dari kaca jenis ini adalah kemampuan menahan  panas matahari yang rendah. Sangat tidak disarankan untuk memakai kaca bening di eksterior bangunan bertingkat. Kaca bening bisa Anda gunakan di dinding dekorasi, akuarium, lemari, table top, dsb.

Baca Juga : Pastikan Anda Membeli Rumah dengan Bijaksana

  1. Tempered glass

Perbedaan yang cukup mencolok akan Anda temukan di kaca jenis ini. Dibandingkan kaca biasa, tempered glass bisa mencapai kekuatan tiga sampai lima kali lipat. Dengan karakteristik tersebut, kaca ini bisa menahan beban angin, berat, tekanan air, benturan dan terhadap perubahan temperatur yang tinggi (thermal shock).

Keunggulan lainnya adalah tingkat keamanan yang relatif baik. Jika kaca ini pecah, pecahan kaca tempered berbentuk kecil-kecil dan tumpul, sehingga sangat aman bagi Anda nantinya. Jenis kaca ini bisa Anda gunakan di pintu-pintu tanpa rangka (frameless), seperti pintu utama maupun partisi kamar mandi. Bisa juga digunakan untuk dinding-dinding yang terbuat dari kaca.

Sayangnya, kelemahan dari jenis kaca ini adalah Anda harus membeli kaca tempered dengan ukuran yang sudah jadi. kaca tempered tidak boleh diproses lebih lanjut seperti pemotongan, penggosokan tepi, pembuatan lubang, dll. Proses-proses tersebut justru bisa melemahkan kekuatan kaca, bahkan dapat menyebabkan pecahnya kaca.

  1. Tinted glass

Jenis kaca yang juga sering digunakan adalah tinted glass. Kaca yang mempunyai nama lain kaca rayban ini, mampu menahan panas dan sinar matahari sampai 55%, sehingga mengurangi beban pendingin ruangan dan memberikan kenyamanan yang lebih bagi penghuninya. Semakin tebal kaca, akan membuat warnanya semakin gelap dan tingkat penyerapan panas matahari akan semakin tinggi. Dengan warna kaca yang cenderung gelap, sifat tembus pandang kaca menjadi rendah, sehingga memberikan kebebasan privasi bagi penghuni bangunan.

Itulah ketiga jenis kaca yang paling banyak digunakan sebagai material pendukung rumah modern. Masih banyak jenis kaca dengan harga yang sangat beragam. Ada baiknya, Anda perlu melihat harga kaca terlebih dahulu agar sesuai dengan kebutuhan.