Penyebab Infeksi Kulit Pada Anak

Siapa yang dapat mencegah tingkat keaktifan anak? Tidak ada dan memang tidak untuk dicegah melainkan di arahkan. Sebab tingkat keaktifan anak biasanya mengacu pada perkambangan otak anak. Semakin anak aktif, semakin tingkat dan perkembangan kecerdasanya baik. Begitu sebaliknya. Ketika tingkat keaktifan anak rendah berarti ada masalah dengan perkembangan otaknya.

Dunia anak adalah dunia mengenal, belajar, bereksplorasi. Maka terkadang ketika bereksplorasi, anak biasanya melakukan hal-hal yang sebenarnya berbahaya bagi dia. Melakukan hal-hal yang langsung bersentuhan dengan benda-benda tertentu yang terkadang menyebabkan infeksi kulit pada anak. Oleh sebab itu, sebaiknya anda sebagai orang tua mengarahkan mana yang aman dan mana yang tidak. Anda harus mengenal, apa yang dapat menyebabkan infeksi kulit pada anak.

Anak yang mengalami infeksi kulit, atau umumnya disebut dengan impetigo bisa di sebabkan oleh beberapa faktor. Diantara faktor-faktor yang dapat meningkatkan seseorang termasuk anak mengalami infeksi kulit ( impetigo ) adalah:

  1. Banyak melakukan aktivitas kontak kulit. Penyebab pertama jelas adalah aktivitas yang dilakukan banyak bersentuhan langsung dengan kulit. Beberapa aktivitas tersebut misalnya, bola basket, bela diri, sepak bola atau yang lainya. Sebab kontak kulit akan menyebabkan kulit menyentuh banyak bakteri.
  2. Memiliki kekebalan tubuh yang lemah. Seseorang yang memiliki kekebalan tubuh lemah akan mudah diserang berbagai penyekit, termasuk juga infeksi kulit. Sebab kekebalan tubuh lemah sama artinya pelindung tubuh melemah. Mekanisme penyembuhan dan mencegahan tubuh lemah.
  3. Lingkungan yang padat. Seringnya interaksi satu dengan yang lainya rentan sekali menyebabkan impetigo. Sebab bakteri penyakit impetigo mudah menular pada intensitas interaksi orang tinggi
  4. Anak-anak. Hal utama mengapa anak-anak mudah terserang infeksi kulit adalah tingkat keaktifan anak yang tinggi. Terumana karena sering bermain, kontak fisik sesama teman, ditambah sistem kekebalan tubuh anak belum sempurna mampu melawan bentuk bakteri dibanding orang dewasa. Maka biasakan pada anak setelah melakukan aktivitas mandi menggunakan sabun anti bakteri, semisal lifebouy.
  5. Suhu lembap dan hangat. Tempat yang disukai bakteri impetigo adalah suhu yang lembab dan hangat. Maka tak salah, Bakteri Staphulococcus aureusjuga penyebab infeksi kulit biasanya berkembang biak di bagian tubuh seperti hidung.
  6. Berpenyakit diabetes. Penyebab terakhir yang patut anda waspadahi mengapa anak mudah terkena impetigo adalah adanya gejala diabetes. Sebab orang yang mengalami diabetes memiliki kekebalan tubuh yang lemah.