Museum Tsunami di aceh , Napak tilas wisata Sejarah di Aceh

Apabila kita telisik tempat-tempat wisata di Aceh terutama menyangkut sejarah peradaban di Indonesia sendiri tidak bakalan cukup untuk menuliskan dalam bentuk apapun karena hamparan luas negara Indonesia sendiri dari Sabang РMerauke .
Aceh sebagai provinsi paling barat Indonesia menyimpan sejuta misteri yang unik karena penuh dengan keanekaragaman budaya , sejarah , pendidikan dan kearifan lokal sehingga dijuluki sebagai kota serambi mekah. Salah satu tempat wisata yang wajib anda coba di Aceh adalah Museum Tsunami Aceh .

Museum tsunami aceh bagian interior

Museum ini didirikan pada tahun 2009 dengan arsiteknya sendiri adalah Ridwan Kamil lulusan ITB dan merupakan walikota Bandung saat ini. Museum ini dibangun sebagai simbol bencana alam tsunami aceh pada 15 desember 2004 silam . Struktur bangunannya terdiri dari empat lantai dan luasnya sekitar 2500 m2 dengan lengkungan dindingnya ditutupi relief geometris.
Pengunjung bisa melihat koleksi foto bencana tsunami yang meluluh lantahkan kota serbi mekkah ini . Untuk masuk ke museum ini anda harus melewati dua lorong gelap diantara dua dinding air yang tinggi , pada dinding tersebut dihiasi dengan gambar tarian khas yang terkenal yaitu tari Saman. Diatasnya membentuk gelombang air dan dasarnya didesain mirip rumah panggung tradisional Aceh. Karena desainnya yang dirancang seperti itu maka pengunjung seolah-olah merasakan bagaimana paniknya warga pada saat terjangan gelombang tsunami.
Selesain mengunjungi museum tsunami aceh anda bisa melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi wisata sejarah di Aceh yang lainnya yaitu Monumen Kapal PLTD Apung.

Monumen ini merupakan sisa kapal PLTD Apung yang pada saat itu berada di laut namun ketika terjangan tsunami kapal tersebut terdorong sejauh 2-3 km yang memiliki berat sekitar 3000 kg . Monumen ini banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara untuk mengetahui dahsyatnya bencana gelombang air tsunami di aceh.
Selain Monumen Kapal PLTD Apung , tempat wisata di aceh yang bisa anda coba juga adalah Kapal Apung Lampulo.  Sama dengan kapal PLTD , kapal ini juga ikut terbawa air laut pada saat tsunami meratakan tanah serambi mekah. Hasilnya kapal ini mendarat diatas rumah warga lampulo dan hingga kini dijadikan sebagai museum sejarah Aceh.

Kapal Lampulo

Walaupun bencana Aceh menghancurkan seluruh lapisan masyarakat dan rumah , tidak butuh waktu lama Aceh sudah bangkit kembali hingga kini dan merupakan daerah paling cepat pertumbuhan pembangunan infrastruktur dan budaya yang masih terpelihara .
Saat anda berwisata ke Aceh jangan salah jika melihat jajaran kios-kios penjual kopi karena budaya masyarakat aceh salah satunya adalah budaya bicara sambil menikmati kopi . Salah satu kopi yang terkenal adalah kopi luwak dan kopi Sanger .
Cita rasa kopi yang menggoda lidah kita terbuat dari biji kopi robusta pilihan , proses pembuatannya adalah mencampurkan bubuk kopi dan air mendidih kemudian di saring dengan teknik pengangkatan sekitar 1 meter untuk memberikan cita rasa kopi yang nikmat .
Setidaknya ada empat jenis kopi khas aceh yaitu black coffee , kopi susu , sanger dan kopi kocok telur.
Kopi sanger bahannya sama dengan black coffee akan terapi ditambahkan sedikit susu , sedangkan kopi kocok telur menambahkan telur , susu dan sari kopi.

Admin

Sukanya jalan-jalan dan penggemar bakso..

Tinggalkan Balasan