Kapan saya harus keluar bekerja ?

Kapan saya harus keluar dan berhenti bekerja dari perusahaan.  –

Halo sahabat Blabla Indonesia  , pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengalaman yang menyangkut dunia pekerjaan.

kapan berhenti kerja

Saya sendiri beberapa bulan yang lalu sudah tidak bergabung lagi di sebuah perusahaan karena ya beberapa alasan . Awal karir memang bekerja di logistik farmasi tersebut sekitar 1,5 tahun dengan gaji untuk saya ( belum nikah ) terbilang lebih dari cukup sekitar 3,5 – 4 juta per bulannya, apalagi kalau pada pembagian thr bisa mencapai 6,5 juta sebagai warehouse.
Kembali ke topik , kapan saya harus keluar bekerja ? Adalah hal yang menjadi tanda tanya bagi saya saat itu mengingat ada beberapa alasan saya sudah tidak betah. Baca : Agar betah di tempat kerja baru
1. Pengangkatan karyawan tetap
Saya sebagai karyawan baru bisa masuk sebagai salah satu karyawan tetap . Berarti enak donk ? Iya sebenarnya enak , tapi tekanan teman yang lebih senior membuat saya tidak betah , seolah-olah mereka iri dengan prestasi saya . Padahal secara pribadi , masalah diangkat atau tidaknya tergantung penilaian atasan donk tentunya bukan tergantung pada lama tidaknya bekerja , yang paling umum atasan menilai khususnya pada skill kerja walaupun baru sudah ada peningkatan dan itu salah satu indikasi karyawan pilihan bos.
2. Hinaan
Selain pengangkatan karyawan , yang membuat saya keluar dari perusahaan tersebut karena banyaknya hinaan yang mengarah pada saya . Untuk hinaannya tidak bisa saya jelaskan di sini.
3. Lingkungan
Namanya bekerja di sebuah kota besar ( Jakarta ) lingkungan pergaulan sudah saya rasakan bagaimana kehidupan di sana . Terutama pada masalah ibadah. Oke mungkin anda sudah tahu ya.
4. Polusi
Nah ini juga sangat mempengaruhi kenyamanan bekerja , polusi udara yang membuat saya tidak betah, secara kan namanya Jakarta , kendaraan banyak,sampah , pabrik banyak tetapi penghijauan jarang karena sudah terendus dengan bangunan gedung pencakar langit.
5. Monoton
Pekerjaan yang itu-itu saja akan membuat pengalam dan ilmu kita seolah-olah berjalan di tempat . Nah saya keluar dari perusahaan tersebut karena 1,5 tahun fungsi pekerjaannya gitu-gitu saja . Saya pengen yang lebih menantang dan berbeda.
6. Berbahaya
Jika pekerjaan anda penuh resiko terutama pada kesehatan sebaiknya cari pekerjaan lain . Uang sebesar apapun tidak akan ternilai jika dibandingkan dengan kesehatan.

7. Penghasilan yang tidak mencukupi kebutuhan

Memang ini di luar pengalaman saya, tapi bagi yang punya cicilan dan sudah menikah , pengahasilan tetap jadi prioritas supaya bisa memenuhi kebutuhan . Baca : Klasifikasi kebutuhan

Itu juga menjadi alasan kenapa banyak buruh yang demo setiap tahunnya yang menuntut untuk menaikkan gajinya , penuntutan ini biasanya di sesuaikan dengan taraf hidup di kota besar , jenis pekerjaan dan lainnya.

Dari sekian kasus, mungkin sudah mewakili jawaban kenapa dan kapan saya harus keluar bekerja ? .
Semoga bermanfaat ya.

Admin

Sukanya jalan-jalan dan penggemar bakso..

Tinggalkan Balasan