Jangan remehkan SENDAWA pada bayi dan anak anda !!!

Assalamu alaikum Wr.Wb , salah sejahtera bagi kita semua juga buat para bunda yang sayang pada kesehatan anaknya. Kali ini saya akan berikan beberapa informasi kesehatan yang berhubungan dengan sendawa .

Artikel ini saya dapatkan dari sebuah majalah yang sudah kusut karena tertimbun barang-barang lainnya sehingga saya tulis ulang supaya informasi ini bisa bermanfaat bagi anda seorang ibu. Untuk organisasi ataupun kelompok yang merasa ini adalah artikel anda dan mengandung hak cipta maka ada baiknya beri tahu saya via Private Message ke fb saya namun dengan CATATAN saya tidak dibawa ke badan hukum , setelah saya menerima komplain bagi dari anda ( organisasi/kelompok ) yang merasa mempunyai hak cipta atas artikel ini , akan saya HAPUS , namun saya ingatkan lagi bahwa saya tidak terima jika di bawa ke badan hukum. Harap maklum saya hanya sekedar menyebarkan informasi saja.
Baiklah pada artikel ini berjudul Jangan remehkan SENDAWA pada bayi dan anak anda saya tulis , semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi anda ya, ///.

Tahukah anda bahwa ternyata sendawa diperlukan bayi untuk mengeluarkan udara yang terikut masuk ke perut saat menyusu . Sebaiknya anda mulai membiasakan untuk membuat bayi anda untuk bersendawa tentunya tidak terlepas dengan posisi yang baik dan benar.

Sendawa pada bayi merupakan upaya alami si kecil untuk mengosongkan lambung dari udara berlebihan . Sendawa pada bayi adalah hal wajar dan sangat diperlukan oleh bayi.

Sendawa diperlukan untuk mengeluarkan udara yang tanpa sengaja masuk ke dalam perut bayi ketika menyusui karena memang umumnya udara turut serta tertelan masuk bersamaan dengan ASI yang dikonsumsi saat menyusu.
Makin banyak udara yang masuk ke dalam perut maka makin kembunglah perut bayi , akibatnya bila bayi anda tersedak bayi akan muntah sehingga asupan ASI ke dalam lambung akan keluar kembali. Bukan hanya itu , lambung yang penuh udara juga dapat menurunkan nafsu makan si kecil , Bahayanya , muntahan bayi akan membuat bayi anda tersedak.
Dr. Khairani Diman , SpA dari RSIA Kemang Medical Care mengatakan , manyedawakan bayi masih perlu dilakukan sampai bayi anda berusia 9 bulan .Setelah itu,umumnya anak sudah banyak bergerak dan posisi badannya pun banyak berubah. Jadi, misalnya , ia tidur tengkurap maka perut tertekan oleh berat badannya sehingga angin dari perut kemudian turun ke dubur dan keluarlah udaranya dengan cara kentut.

BERBAHAYA !!!!

Umumnya semua bayi akan bersendawa kecuali pada bayi yang memiliki kelainan berupa Esofagus ( tempat menelan ) yang menyempit atau letak lambung yang menyempit . Namun hal ini sangat jarang terjadi .

Lalu jika bayi tidak bersendawa apa dampaknya ? Menurut Dr. Khairani Diman , SpA umumnya yang terjadi bila bayi tidak bersendawa  adalah bayi akan muntah dan ada kemungkinan masuk ke hidung dan paru-paru . ” Seharusnya paru-paru tidak boleh masuk cairan .

Bila bayi tersedak maka dapat menyebabkan radang paru-paru . Gejala sesak nafas,tubuh biru-biru , batuk-batuk dan disertai dengan panas bila ada kuman yang menyertai masuk ke tubuh ” katanya.
Bahaya lainnya adalah karena berisi angin melulu , maka makannya akan sedikit. Akibatnya pencernaan pun akan terganggu .Bisa Diare,radang lambung dan juga jumlah protein yang masuk sedikit .

Bisa juga karena ada udara di perut bayi jadi menangis sepanjang malam . Untuk bayi yang sering terjadi Kolik atau Muntah ,sebaiknya harus diperiksa oleh dokter karena di khawatirkan adanya penyempitan pintu lambung ( Pilorus Stenosis ) , penyempitan Esofagus atau lainnya . Meski , lanjutnya , kasus tersebut jarang terjadi.

CARA MEMBUAT BAYI BISA BERSENDAWA

Ketika ingin membuat bayi bersendawa , cobalah untuk menepuk – nepuk lembut punggung bayi secara berulang dan untuk mencegah adanya cairan yang keluar cobalah untuk meletakkan alas dada atau handuk kecil dibawah dagu bayi atau di pundak ibu .
Pada bayi yang lambungnya sangat kecil , sendawa bisa dilakukan beberapa kali . Jadi , setelah menyusu lalu disendawakan , kemudian menyusu lagi dan disendawakan lagi . Begitu pula pada bayi-bayi yang pencernaannya kurang bagus dimana setelah masuk makanan lalu pencernaannya menghasilkan banyak gas maka harus disendawakan lagi setelah 10-20 menit atau setelah setengah jam.
Bila bayi mulai rewel atau menangis saat sedang menyusui maka hentikan sebentar. Buatlah bayi bersendawa lalu ganti posisi dan bisa menyusi kembali . Usahakan setiap bayi mengonsumsi 60 sampai 90 Ml susu , bayi disendawakan agar tidak terlalu banyak gas/udara yang masuk . Jika bayi cenderung mudah kembung maka cobalah utnuk bersendawa setiap 5 menit menyusui .
Untuk bayi berusia 6 bulan pertama cobalah menunggu bersendawa selama 10 sampai 15 menit sambil bayi anda tetap ditegakkan . Karena jika bayi tidak bersendawa maka memungkinkan susu yang telah diminum tadi keluar kembali ( Muntah ).

KAPAN PERLU DISENDAWAKAN
1. Usai menyusu atau ketika bayi terlihat cukup kenyang cobalah untuk sendawakan secara perlahan.
2. Bila bayi terlihat rewel atau tidak nyaman saat menyusu berhentilah sekitar 10-20 menit coba sendawakan terlebih dahulu.
3. Minum susu menggunakan susu botol sebaiknya setiap 60-90 Ml bayi disendawakan dulu.
4. Seringkali bayi terbangun dari tidurnya karena kembung , sebaiknya menyendawakan si kecil agar dapat kembali melanjutkan tidurnya dengan lelap.
5. Bayi minum tergesa-gesa . Maka anda dapat menyendawakan setelah bayi terlihat slowdown setelah itu dapat menyusui kembali.

POSISI SENDAWAKAN BAYI
Berikut beberapa posisi untuk membuat bayi bersendawa

  • Menaruh bayi di pundak

Posisi ini merupakan posisi paling mudah dan favorit bagi para ibu . Caranya mudah saja kok , gendonglah atau taruh bayi di pundak dengan wajah menghadap ke belakang . Pegang bagian pantatnya dengan satu tangan , sedangkan tangan lainnya memegan leher sambil menepuk-nepuk pundaknya ( bukan di cekik ya  , ingat !!! ) . Tidak lebih dari tiga menit , bayi anda akan mengeluarkan bunyi khas sendawa. Usahakah posisi bayi tegak lurus , dagu menyandar ke bahu .

posisi sendawa yang benar

Posisi dagu diusahakan untuk lebih tinggi dari bahu . Mulut dan hidung tidak tertutup . Jika posisi ini diabaikan sangat mungkin bayi sulit sendawa bahkan bisa menyebabkan muntah .
Tepuklah di bagian punggung secara perlahan tapi kuat . Jangan terlalu lemah tapi tidak usah terlalu keras . Jangan menepuk diatas pantat atau di pundaknya karena akan percuma . Tepuklah dibagian tengah di bawah iga kiri.

  • Posisi Telengkup

Telungkupkan bayi di pangkuan ,tepuk-tepuklah bagian punggungnya . Usahakan posisi dada lebih tinggi dari perutnya. Cara ini bisa dilakukan di boks atau ranjang si kecil. Selain membuat udara di perut keluar , posisi ini juga akan membuat bayi lebih merasa relaks.
Semoga artikel ini bermanfaat ya bunda.laugh

Admin

Sukanya jalan-jalan dan penggemar bakso..

Tinggalkan Balasan