Inilah Indahnya Surga Kecil Wisata Malang Ranukumbolo

Ranukumbolo mestinya tak asing bagi pendaki gunung dan pecinta film Indonesia. Pasalnya, waduk ini dijadikan salah satu setting film 5 cm. Tentu bagi penonton film tentang persahabatan Juple dan kawan-kawan ini pasti sudah bisa membayangkan bagaimana indahnya Ranukumbolo. Juga nyatanya tempat itu kini menjadi salah satu tempat populer karena didukung berbagai fasilitas, termasuk kuliner, tempat wisata, hingga hotel-hotel murahnya.

Air di Ranukumbolo benar-benar jernih. Saking jernihnya sobat bisa mengatakan airnya biru atau hijau karena pantulan langit dan pohon. Bahkan awan tak hanya bewarna putih, sobat bisa melihat awan berwarna orange yang diterpa sinar mentari di atas pegunungan coklat dilatari langit abu-abu. Indah bukan lukisan tuhan?

Lokasi Wisata Ranukumbolo

Jika sobat belum menonton film adaptasi dari novel tersebut tak perlu khawatir, sobat bisa menikmati Ranukumbolo yang letaknya di Desa Wonorejo Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung. Tak sulit untuk menemukan Ranukumbolo, sobat hanya perlu datang ke Kediri menuju Malang dan mengikuti petunjuk arah yang ada di pinggir jalan hingga melewati pintu masuk ke waduk Wonorejo.

Dari Kediri sampai Ranu Pani sobat bisa naik motor. Tracking Tumpang – Ranupani benar-benar memacu adrenalin. Saking serunya, sobat disarankan untuk tidak berboncengan. Setelah sampai di Ranu Pani perjalanan dilanjut dengan jalan kaki. Mungkin dalam bayangan sobat mendaki adalah hal yang melelahkan tapi keindahan selama perjalanan menuju Ranukumbolo akan membuat semua rasa lelah itu sirna.

TIket masuk tergolong murah, yakni Rp17.500,00 untuk hari biasa dan Rp22.500,00 untuk akhkir pekan. Yang mahal adalah pengalaman menatap keindahan Ranukumbolo secara langsung. Langit biru, perbukitan hijau juga megahnya gunung dengan air bening di tengah-tengah akan sobat temui dalam satu bingkai panorama. Mata akan lebih lama menatap keindahan ciptaan tuhan. Mulut tak hentinya berujar syukur dilahirkan di tanah penuh dengan surga. Ranukumbolo, salah satunya. Apalagi saat matahari terbit, kebisingan kota akan berganti dengan kicauan burung Endemik Sumeru yang membuat pikiran tentram. Apalagi dari Ranu Pani puncak Sumeru terlihat begitu gagah. Di sini mata dan telinga benar-benar dimanjakan oleh ciptaan tuhan.

Ranukumbolo terletak di kaki gunung Sumeru sehingga banyak panorama yang akan sobat temui di sepanjang perjalanan. Pendakian dimulai di Ranu Pani. Jangan lupa untuk mengisi formulir pendaftaran dan memakai syal/masker saat memulai pendakian. Karena jalanan berdebu.

Perjalanan Menuju Ranukumbolo Mulai Dengan Menginap Pada Hotel di Malang Terdekat


Ada tiga pos yang akan sobat lalui sebelum Ranu Kumbolo yakni Landengan Dowo, Watu Rejeng dan pos tiga. Perjalanan dari pos satu ke pos dua, sobat bisa menatap Mahameru semakin dekat—walau sebenarnya jauh seperti dia, hehe. Tapi sungguh, dalam setiap langkah sobat akan terkagum dan terpesona dengan pemandangan kanan dan kiri sobat.  Berbagai pepohonan hijau juga udara segar. Jadi, berjalanlah dengan santai. Tak perlu memaksakan diri lebih cepat atau takut tersesat. Karena hanya ada satu jalur menujur Ranu Kumbolo. Meski begitu, tak dapat dipungkiri bahwa perjalanan menuju Ranukumbolo pasti menguras energi. Juga ada baiknya bila perjalanan kamu lakukan sepagi mungki. Jadi ada baiknya bila kamu menginap di hotel. Toh ada banyak hotel di Malang. Kalau kamu susah untuk mencari hotel yang tepat, silakan kamu buka situs Airy Rooms.

Nah saat perjalanan menuju Ranukumbolo, jika sobat lelah dengan barang bawaan yang lumayan berat, sobat bisa menggunakan jasa potter. Dijamin barang sobat akan dibawakan sampe Ranu Kumbolo. Pun, jika sobat kelaparan setelah pendakian sudah tersedia warung-warung untuk bersantap. Ada pula toko sebuah papan untuk tanda tangan dan penempelan striker tim sebagai jejak sobat pernah ke sini.

Meski air di Waduk Ranukumbolo terlihat segar, sobat dilarang untuk berenang. Waduknya dalam dan dulu pernah ada yang tenggelam. Cukup nikmati saja airnya untuk minum. Dijamin pasti sangat segar. Apalagi setelah melakukan perjalanan panjang.

Akhir Kata

Pendakian bukanlah wisata sembarangan. Tak boleh langsung pergi tanpa persiapan. Jika sobat ingin mencicipi keindahan Ranukumbolo dengan selamat lakukanlah persiapan yang matang. Mulai dari olahraga minimal dua minggu sebelum keberangkatan. Jangan lupa barang-barang yang harus dibawa seperti tenda, alat masak, makanan, syal, kerpus, jas hujan, obat, kaos kaki dan kebutuhan pendakian lainnya.