Ketika kita memutuskan untuk menikah, salah satu impian terbesar kita adalah melahirkan seorang anak sebagai generasi penerus kita. Sekaligus dalam cita-cita tersebut terbersit sebuah harapan, kita ingin melahirkan seorang anak yang sukses dan tidak mengulangi kegagalan yang pernah kita lakukan di masa muda. Sebuah harapan yang wajar, tetapi tak mudah untuk mewujudkanya. Apalagi kalau kita tak tahu bagaimana dan apa yang harus kita lakukan untuk mewujudkanya.

Sebab mendidik anak bukanlah persoalan yang mudah. Kita memang punya pengalaman sebagai orang tua, bahwa kita pernah muda. Tapi perubahan lingkungan, membuat kita sulit untuk membandingkan. Apa yang ada di masa muda anak jaman sekarang, tidak sama dengan apa yang ada di masa muda kita. Semuanya berkembang dengan sangat cepat dan tanpa terkendali.

Cara Mendidik Anak Sukses Dunia Akhirat

Untuk mendidik anak sukses dunia akhirat, kita harus menerapkan sejumlah hal yang baik untuk anak sekaligus menunjang di masa depanya. Berikut beberapa hal yang bisa jadi cara membuat anak sukses dunia akhirat:

  1. Pendidikan Agama

Agama adalah dasar hidup anak, maka penting bagi kita memperkenalkan anak pada agama. Selain membiasakan dalam lingkungan keluarga, penting juga mengajarkan agama pada anak melalui pendidikan. Kita bisa memilih pendidikan formal yang langsung bersatu dengan pendidikan agama, atau bisa juga dipisah. Yang penting anak tetap mendapatkan pendidikan agama. Meminta anak ke pesantren juga tidak jadi masalah.

  1. Pendidikan Formal

Penting untuk kita pahami, bahwa pendidikan itu nomor satu. Kita juga harus memahamkan anak demikian, bahwa pendidikan adalah prioritas utama. Tidak ada yang yang lebih penting selain pendidikan dan pendidikan harus dilakukan sepanjang hidup. Sama dengan menuntut ilmu dan belajar.

  1. Kenangan Bersama Anak

Kuncu berikutnya agar anak sukses dunia akhirat terletak pada kenangan baik yang kita berikan pada anak. Dengan berbagai kenangan baik, anak jadi memahami pentingnya hidup dalam kebaikan. Sehingga ia bisa mendapatkan pengalaman hidup yang memadai.