7 Masjid termegah di Indonesia

Masjid merupakan tempat utamanya ibadah para muslim baik di Indonesia maupun dunia . Selain sarana tempat ibadah , masjid juga bisa dijadikan sebagai tempat belajar mengajar kajian islam dan atau tempat berbuka puasa seperti bulan ramadhan ini.

Dalam perkembangannya , masjid juga dijadikan sebagai objek wisata religi yang sangat menarik , berbagai arsitektur masjid pun menjadi daya tarik tersendiri. Di Indonesia , dimana mayoritasnya beragama islam tidak lain jumlah masjid juga sangat banyak bertebaran di setiap daerah mulai tipe sederhana hingga paling mewah.

1. Masjid Baiturrahman

Jika anda berwisata ke Aceh , pasti akan menemukan bangunan ini. Masjid yang indah dan megah ini terletak di pusat kota Nangroe Aceh Darussalam yakni Banda Aceh. Bukan hanya termegah di Indonesia saja melainkan paling menawan di kawasan Asia Tenggara. Pada kesultanan Iskandar Muda , Masjid ini dijadikan sebagai tempat siar Islam serta pertahanan rakyat Aceh. Hingga saat ini bangunannya masih megah dan hanya satu dari sekian bangunan yang hancur pada bencana Tsunami pada tahun 26 Desember 2004 yang menelan korban ratusan ribu jiwa.

2. Masjid Istiqlal

Kata ” Istiqlal ” mengandung arti ” Merdeka ” . Bangunan masjid ini terletak di jantung kota DKI Jakarta , dan dibangun pada 25 Agustus 1951 M dengan arsiteknya bernama Frederich Silaban yang beragama Protestan. Walaupun latar belakang agaman Prorestan namun hal ini menunjukan bahwa nilai toleransi antar agama tidak boleh dihilangkan. Pada hari-hari besar seperti Idul Fitri maupun Idul Adha masjid ini dijadikan sebagai tempat berlangsungnya acara hari besar dimana presiden beserta jajarannya beribadah di masjid ini.

3. Masjid Agung Jawa Tengah

masjid agung jawa tengah semarang

Untuk masyarakat wilayah kota Semarang pastinya sudah tidak asing lagi melihat bangunan yang megah ini. Ketika anda berwisata ke Jateng maka tidak ada salahnya untuk mengunjungi masjid ini. Dibangun pada tahun 2001 hingga selesai dan diresmikan oleh mantan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada 14 November 2006.

4. Masjid dan Pusat Islam ( Islamic Center ) – Samarinda

Terletak di Kelurahan Teluk Lerong Ulu kota Samarinda. Dibangun pada pembukaan tanah sebesar 43.500 M2 dimana latar depan bangunannya berupa tepian sungai Mahakam. Bangunan masjid ini terdiri dari 7 menara dan tingginya masing-masing 99 meter yang

melambangkan asmaul husna. Setiap menaranya terdiri dari 15 lantai dan setiap lantainnya dengan ketinggian 6 meter. Seluruh areal tanah dahulunya milik PT.Inhutani 1 yang kemudian di hibahkan kepada pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Hingga sekarang, bangunan masjid ini banyak dikunjungi oleh masyarakat sekitar dan para wisatawan dari luar daerah. Menara dan kubahnya berdiri tegak dan kokoh. Selain masjid terindah , Masjid dan Islamic Center ini juga merupakan masjid terbesar ke-tiga di Indonesia setelah Masjid Istiqlal di Jakarta dan Masjid Al-Akbar di Surabaya.

5. Masjid Al-Irsyad Bandung

masjid al irsyad bandung

Sebagai kota penting di Indonesia , Bandung ( Paris Van Java ) merupakan kota tujuan wisata alam , kuliner , pendidikan, budaya dan agama. Sebut saja Masjid Al-Irsyad yang dibangun pada tahun 2009 dan selesai pada tahun 2010 dimana arsiteknya merupakan lulusan dari ITB Ridwan Kamil yang hingga saat ini menjabat sebagai Walikota Bandung. Pembangunannya menghabiskan dana sekitar 7 M , arsitektur bangunannya berbentuk kubus layaknya kubah pada arsitektur di Arab Saudi. Dengan konsep ini dari luar akan terlihat garis-garis hitam di setiap sudut dindingnya.Masjid ini diresmikan pada 17 Ramadhan 1431 H atau 27 Agustus 2010.

Jika dilihat dari kejauhan akan nampak tulisan arab yakni kalimat Tauhid ” Lailaha Illallah , Muhammad Rasulullah “. Kekuatan desain masjid al-irsyad sangat tampak pada embedding teks kaligrafi Arab dengan jenis tulisannya menggunakan Khat Kufi.

Bentuknya, dua kalimah tauhid yang melekat pada tiga sisi bangunan dalam bentuk susunan batu bata, yang dirancangsebagai kaligrafi tiga dimensi raksasa.Masjid ini mempunyai luas 1.871 meter persegi hanya memiliki tiga warna yaitu putih, hitam, dan abu-abu. Susunan tiga warna tersebut menjadikan tampil lebih cantik, modern, simpel namun tetap elegan dan enak dipandang mata.Di dalam interior masjid, jumlah lampu yang dipasang sebanyak 99 buah sebagai simbol 99 nama-nama Allah atau Asmaul Husna. Masing-masing lampu yang berbentuk kotak itu, memiliki sebuah tulisan nama Allah. Tulisan pada lampu-lampu itu dapat dibaca secara jelas dimulai dari sisi depan kanan masjid hingga tulisan ke-99 pada sisi kiri bagian belakang masjid.Ruang salat di masjid mampu menampung sekitar 1.500 jamaah ini. Masjid ini tidak memiliki tiang atau pilar di tengah untuk menopang atap, sehingga terasa begitu luas. Hanya empat sisi dinding yang menjadi pembatas sekaligus penopang atapnya.

6. Masjid Raya Ternate

Jika dipandang dari tepi laut akan nampak bangunan yang indah yaitu masjid Al Munawwarah di kota Ternate. Bangunannya sangat indah dipandang mata.

Dibangun pada pertengahan tahun 2003 dengan sumber dananya berasal dari APBD kota Ternate yang menyedor dana sekitar 48 Miliar.Mulai digunakan pertama kali pada 6 Agustus

2010 dengan sholat jumat berjamaan dan takbir akbar menyambut bulan suci Ramadhan 1431 H dan mampu menampung jamaah sebanyak 15.000 jamaah.

7. Masjid Agung Tuban

Merupakan salah satu masjid raya termegah di Indonesia yang dibangun pada abad ke – 15 M oleh bupati Tuban pertama yang masuk islam yaitu Adipati Raden Ario Tedjo. Lokasinya sangat strategis di alun-alun kota Tuban sekaligus tidak jauh dari komplek makam walisongo yaitu Sunan Bonang.

Admin

Sukanya jalan-jalan dan penggemar bakso..

Tinggalkan Balasan