6 Cara Untuk Cegah Nyeri Punggung Bawah

Siapa yang pernah melakukan kebiasaan buruk ini? Posisi duduk melorot di depan komputer berjam-jam, mengangkat barang dengan membungkuk, memakai tas hanya di satu sisi bahu, atau bersepatu hak tinggi berjam-jam setiap hari? Waspadalah, kebiasaan buruk pada tubuh Ini akan mengakibatkan nyeri punggung bawah (low back pain).

Faktor usia dapat membuat risiko mengalami sakit punggung bawah menjadi semakin besar. Namun, jangan salah, risiko yang sama juga terjadi pada anak muda. Dulu, low back pain dikenal sebagai penyakit orangtua atau pekerja yang sering angkat barang. Tetapi, sekarang, mahasiswa juga banyak, terutama mahasiswa tingkat akhir karena sedang sibuk membuat skripsi.

Meski begitu bila ada yang mengalami nyeri punggung bawah, belum tentu itu disebabkan ada masalah di tulang belakang. Nyeri itu bisa juga disebabkan otot ataupun saraf. Kita sudah harus mulai merasa khawatir bila nyeri itu menjalar sampai ke kaki. Dikhawatirkan, ada masalah dari tulang punggung yang mengakibatkan saraf terjepit. Itu bisa terjadi misalnya bila ada bantalan antar-ruas tulang yang keluar atau ada tulang yang bergeser sehingga akan menekan ke saraf.

Baca juga : Memetik Manfaat Latihan Yoga Bagi Perempuan

Bila sudah mengalami low back pain, memang sebaiknya melakukan pemeriksaan ke dokter untuk memastikan apa penyebab nyeri. Dengan demikian, bisa dipilih terapi yang tepat. Apalagi bila nyerinya sudah menjalar, terus-menerus, dan intensitasnya bertambah itu harus dilakukan pengobatan intensif.

Nyeri punggung bawah lebih banyak diakibatkan oleh kebiasaan buruk dalam mengatur postur tubuh. Memang, ada juga akibat dari bawaan seperti bila mengidap skoliosis, tetapi ada lebih dari satu kebiasaan buruk yang mengakibatkan nyeri di punggung bawah.

Pertama adalah cara kita duduk. Kursi yang baik biasanya sudah didesain sesuai ergonomi tubuh manusia. Kita seharusnya duduk secara bersandar dengan nyaman dan kepala tegak. Makanya, akhir-akhir ini banyak pasien yang datang itu adalah mahasiswa. Mereka biasanya tingkat akhir dan mengerjakan skripsi. Posisi mengetik yang tidak benar bisa membuat low back pain. Misalnya sambil tiduran, duduk di kursi tapi badannya melorot, atau mengetik di lantai.

Baca juga :   Waspadai Kelainan Refraksi Mata Pada Anak

Kebiasaan buruk lain adalah cara kita mengangkat beban. Saat mengangkat galon air isi ulang, misalnya, kita melakukannya dengan membungkuk. Padahal yang benar adalah dengan berjongkok lebih dulu supaya tulang belakang tetap lurus.

Selain itu, bagi perempuan, penggunaan sepatu hak tinggi berlama-lama menjadi salah satu penyebabnya. Saat kita memakai sepatu hak tinggi, garis lurus tubuh menjadi condong ke depan. Akan tetapi, badan menyesuaikan dengan mencondongkan punggung ke belakang. Itulah yang mengakibatkan sakit punggung bawah.

Kebiasaan buruk lainnya adalah mengenakan tas jinjing hanya di salah satu sisi pundak. Tanpa disadari, bila dilakukan dalam jangka lama dan terus-menerus, posisi tubuh akan menekan ke bagian punggung bawah sehingga mengakibatkan nyeri.

Ada pula yang disebabkan kegemukan. Itu akan memengaruhi ke penopangan tulang belakang. Selain itu, kebiasaan merokok juga akan mempercepat usia tulang belakang dan bantalannya.

Terapi penyembuhannya tentunya beragam sesuai kondisi pasien. Ada terapi obat-obatan, penyuntikan, fisioterapi, ataupun operasi. Sejauh ini, memang lebih banyak dipengaruhi otot sehingga dengan fisioterapi pun akan membaik.

Akan tetapi, tentu saja rasa sakit itu bisa kita cegah jika diawali kebiasaan baik yang dilakukan melalui sikap tubuh. Ini tubuh kita, mari menjaga postur dan proporsi tubuh supaya bisa terhindar dari nyeri punggung bawah.